Bagai Mana Cara Kita Bersyukur ..
Bagai mana cara kita bersyukur ..
Jawaban 1:
Mengucapkan alhamdulilah, senantiasa merasa cukup.
Jawaban 2:
Dengan cara
Meningkatkan ketaqwaan
Beramal kepada orang orang yang membutuhkan
Selalu meningkat allah
Pertanyaan Terkait
Jelaskan perbedaan salat jama taqdim dan jama ta'hir!
jwb dgn penjelasannya
Jawaban 1:
Shalat Jama' Taqdim adalah shalat jama' (menggabungkan 2 waktu shalat) yg dikerjakan pada waktu shalat yang awal.
Misalnya,
- Mengerjakan shalat Ashar dan Dhuhur, dikerjakan pada waktu Dhuhur.
- Mengerjakan shalat Maghrib dan Isya', dikerjakan pada waktu Maghrib.
Sedangkan shalat Jama' Ta'khir adalah kebalikannya dari shalat Jama' Taqdim. Dikerjakan pada waktu shalat yang terakhir.
Misalnya,
- Mengerjakan shalat Dhuhur dan Ashar, dikerjakan pada waktu Ashar.
- Mengerjakan shalat Maghrib dan Isya', dikerjakan pada waktu Isya'.
Jawaban 2:
Jama taqdim adalah shalat yg mengumpulkan 2 shalat fardhu pada awal/lbh dahulu sedangkan shalat jama' ta'khir adlh mengumpulkan 2 shalat fardhu pada waktu akhir
Arti dari fahuwa uzkur ismuhu
Jawaban 1:
"Maka dia menyebut namamu"
Maaf kalau salah
Kisah pengangkatan saaf bin abu waqqas menjdi khalifah
Jawaban 1:
Setelah Utsman رضي الله عنه terbunuh pada malam Jum’at 18 Dzulhijjah tahun 35 H, berdasarkan pendapat yang populer, kaum muslimin mendatangi Ali رضي الله عنه dan membai’at beliau sebelum jenazah Utsman dimakamkan. Ada yang mengatakan setelah jenazah Utsman dimakamkan. Pada awalnya Ali bin Abi Thalib رضي الله عنه menolak bai’at mereka. Beliau menghindar ke rumah milik Bani Amru bin Mabdzul, seorang Anshar. Beliau menutup pintu rumah, beliau menolak menerima jabatan khilafah tersebut namun mereka terus mendesak beliau. Orang-orang datang mengetuk pintu dan terus mendesak. Mereka membawa serta Thalhah dan az-Zubair. Mereka berkata, “Sesungguhnya daulah ini tidak akan bertahan tanpa amir.” Mereka terus mendesak hingga akhirnya Ali bersedia menerimanya. Ada yang mengatakan, orang pertama yang membai’at beliau adalah Thalhah dengan tangan kanannya. Tangan kanan beliau cacat sewaktu melindungi Rasulullah صلي الله عليه وسلم pada peperangan Uhud. Sebagian hadirin berkata, “Demi Allah, pembai’atan ini tidak sempurna!” Ali keluar menuju masjid lalu naik ke atas mimbar dengan mengenakan kain sarung dan sorban dari sutera sambil menenteng sandal beliau dan bertelekan pada busur beliau. Segenap kaum muslimin membai’at beliau. Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu tanggal 19 Dzulhijjah tahun 35 H. Ada yang mengatakan, Thalhah dan az-Zubair membai’at Ali setelah beliau meminta mereka untuk berbai’at. Sebagian orang mengira bahwa ada sekelompok kaum Anshar yang tidak membai’at Ali رضي الله عنه. Al-Waqidi berkata, “Orang-orang di Madinah membai’at Ali. Namun tujuh orang menarik diri dan tidak ikut berbai’at. Mereka adalah Abdullah bin Umar, Sa’ad bin Abi Waqqash, Shuheib, Zaid bin Tsabit, Muhammad bin Maslamah, Salamah bin Salaamah bin Waqsy dan Usamah bin Zaid رضي الله عنه. Dan tidak ada seorang sahabat Ansharpun yang tertinggal, mereka semua ikut berbai’at sejauh pengetahuan kami.” Saif bin Umar menceritakan dari sejumlah gurunya bahwa mereka berkata, “Selama lima hari setelah terbunuhnya Utsman رضي الله عنه kota Madinah dipimpin sementara oleh al-Ghafiqi bin Harb, mereka mencari orang yang bersedia memimpin. Penduduk Mesir mendesak Ali رضي الله عنه, sedang beliau sendiri menghindar dari mereka ke sebuah rumah. Penduduk Kufah mencari az-Zubair tapi mereka tidak menemukannya. Penduduk Bashrah meminta Thalhah, tapi ia tidak bersedia. Maka merekapun berkata, “Kami tidak akan mengangkat salah satu dari tiga orang ini.” Mereka menemui Sa’ad bin Abi Waqqash رضي الله عنه. Mereka berkata, “Sesungguhnya engkau termasuk salah seorang anggota majelis Syura!” Namun Sa’ad tidak memenuhi permintaan mereka. Kemudian mereka menemui Abdullah bin Umar رضي الله عنه. Beliaupun menolak tawaran mereka. Merekapun bingung, lantas mereka berkata, “Jika kita pulang ke daerah masing-masing dengan membawa kabar terbunuhnya Utsman رضي الله عنه tanpa ada yang menggantikan posisinya, manusia akan berselisih tentang urusan ini dan kita tidak akan selamat. Mereka kembali menemui Ali dan memaksa beliau untuk menerimanya. Al-Asytar an-Nakha’i meraih tangan Ali dan membaia’tnya kemudian orang-orangpun ikut membai’at beliau. Penduduk Kufah mengatakan bahwasanya yang pertama kali membai’at Ali adalah al-Asytar an-Nakha’i. Peristiwa itu terjadi pada hari Kamis 24 Dzulhijjah. Itu terjadi setelah orang-orang terus mendesak beliau. Mereka semua berkata, “Tidak ada yang pantas memegangnya kecuali Ali.”
Pada usia ke berapa tahun nabi muhammad hijrah ke kota madinah???
Jawaban 1:
Tiga puluh lima..pada saat itu allah berfirman melalui malaikat jibril agar segera hijrah ke madinah
#semoga bermanfaat ^_^
Jawaban 2:
Pada usia tiga puluh lima tahun
Berapa zakat Bila kita memiliki uang 10,5 miliar
Jawaban 1:
Adalah sejumlah 37.500.000
Tulislah niat salat qasar dalam bentuk arab
Jawaban 1:
Jawabannya :
اُصَلِّىْ فَرْضَ اْلعَصْرِاَرْبَعَ َركَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً (مَأْمُوْمًا) / (إِمَامًا) لِلهِ تَعَالَى, اَللهُ اَكْبَرُ
Ushalli fardhal-'ashri arba'a raka'aatim mustaqbilal-qiblati adaa'an (ma'muman / imaman) lillaahi ta'aalaa.
Selamat Belajar....
Imam ilmu fuqaha adalah
Jawaban 1:
Imam Fuqaha' maksudnya yaitu imam yang ahli dalam bidang ilmu fiqih
Yg menyebab kan nabi muhamad saw.dan para sahabatnya hijrah adalah
Jawaban 1:
Karena orang-orang kafir Quraisy Mekkah memboikot dan menyiksa kaum muslimin, sehingga Nabi Muhammad dan para sahabatnya hijrah ke Madinah untuk menyelamatkan diri.
Wallahu a'lam.
Jawaban 2:
Di mekkah, Nabi sudah tidak bisa lagi berdakwah secara terang-terangan
Apa Faktor penyabaran islam sangat cepat pada masa khulafaur rasyidin
Jawaban 1:
Khilafah Rasyidah merupakan pemimpin umat Islam setelah Nabi Muhammad SAW wafat, yaitu pada masa pemerintahan Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib, dimana sistem pemerintahan yang diterapkan adalah pemerintahan yang demokratis.
Jawaban 2:
Khulafaur rasyidin adalah pemimpin pemimpin yg diberi petunjuk, pada zaman khalifah :abu bakar as sidiq, umar bin khattab, ali bin abi thalib, usman bin affan
Riwayat dan silsilah umar bin khattab
Jawaban 1:
Umar Bin Khattab Dulu Ia Seorang Yg Membenci Orang Islam Ia Mendengar Saudaranya Membaca Al Qur'an Dan Dia Sejak Itu Diantarkan Seorang Budak Ke Rumah Rassullullah Dan Sesudah Itu Ia Jadi Orang Islam Dam Sahabat Rassulullah
Jawaban 2:
Umar bin Khattab adalah kholifah pemberani yang dijuluki "Singa padang pasir" pasir",gagah,tegas,cerdas dijuluki "Abu Faiz" &berpengetahuan yang luas.Beliau mendampingi Rasulullah SAW dalam dakwah secara terang-terangan.
Umar bin Khattab diberi gelar "Al Faruq" yang artinya dapat membedakan yang benar&yang salah.
Sifat & jasa umar bin khattab =
-Pemberani dalam membela agama alloh&rosulnya.
-Mempunyai pendirian yang teguh
-Menentukan kalender hijriyah (almanak)
Komentar
Posting Komentar