Upaya Penyesuaian Individu Terhadap Gejala Sosial Dimasyarakat Membutuhkan Peran Lembaga Atau Institusi

Upaya penyesuaian individu terhadap gejala sosial dimasyarakat membutuhkan peran lembaga atau institusi sosial. manfaat yang didapat dari individu yang melakukan upaya penyesuaian dirinya dengan gejala sosial dimasyarakat adalah... a) kepribadian sosial
b) kepribadian individualis
c) kepribadian kapitalis
d) kepribadian sosialis
e) kepribadian komunis

Jawaban 1:

A.Kepribadian sosial


Pertanyaan Terkait

Berikan contoh akomodasi

Jawaban 1:

Contoh bentuk akomodasi ini yaitu fenomena perbudakan, penjajahan, atau program tanam paksa yang dipaksakan oleh pemerintah Hindia Belanda pada rakyat Indonesia.


Tulislah contoh dari : 1 contoh kompromi
2 contoh koersi
3 contoh arbitrasi
4 contoh mediasi
5 contoh toleransi
6 contoh konsiliasi
7 contoh stalemate
8 contoh adjudikasi

Jawaban 1:

1. adanya perjanjian yg dibuat pemerintah dengan GAM (Gerakan Aceh Merdeka) untuk menjaga perdamaiian di aceh.
2. seorang ayah memukul anaknya karena ketahuan mencuri uang di dompetnya.
3. ketika terjadi konflik antara buruh dengan perusahaan dan konflik tersebut tidak dapat diselesaikan sendiri,maka mereka sepakat mengundang pihak ketiga sebagai wasit,wasit di sini adalah Dinas Tenaga Kerja.
4. Indonesia pernah ditunjuk sebagai penasihan atau penengah dalam suatu pertikaan yang terjadi di kamboja.
5. agama islam membantu proses perayaan natal di suatu gereja.
6. permasalahan masalah perburuhan di Indonesia, jika ada masalah yang dapat menimbulkan pertentangan (upah dan jam kerja), maka akan dibentuk panitia yang menangani penyelesaian masalah perburuhan, dari Departemen Tenaga Kerja.
7. pertikaian antara blok barat dan blok timur yang berakhir dengan sendirinya, tidak ada yang menang dan tidak ada yang kalah atau bisa contohnya juga perang dingin antara Amerika dengan Uni Soviet.
8. menyelesaikan sengekta tanah dengan jaluruh hukum atau pengadilan.

semoga membantu


Jelaskan pemetaan teori sosial statis augustecomte?

Jawaban 1:

Auguste Comte membagi sosiologi menjadi dua bagian yaitu Social Statics dan Social Dynamic. 
1. Social Dynamic 
Social dynamic adalah teori tentang perkembangan dan kemajuan masyarakat, karena social dinamic merupakan study tentang sejarah yang akan menghilangkan filsafat yang spekulatif tentang sejarah itu sendiri. 
a. The Law Of Three Stage 
Comte berpendapat bahwa di dalam masyarakat terjadi perkembangan yang terus-menerus, namun perkembangan umum dari masyarakat tidak terus-menerus berjalan lurus. Comte mengajukan tentang tiga tingkatan inteligensi manusia, yakni teori evolusi atau yang biasa disebut hukum tiga tahap yaitu: 
· Tahap Teologis/gaib 
Ø Fetisysme (menganggap semua benda bernyawa) 
Ø Politeisme (menggangap hanya sebagian benda yg bernyawa) 
Ø Monoteis (mengakui adanya Tuhan) 

· Tahap Metavisis/hukum alam 
Dalam tahap ini belum mampu membuktikan gejala hanya mampu berfikir. Sudah terjadi pendelegasian wewenang namun belum formal dan terstruktur. Sudah membentuk organisasi sesuai dengan ahlinya.


· Tahap Positivis/mampu membuktikan
Dalam tahap ini sudah mampu berfikir dan membuktikan suatu gejala dengan ilmu pengetahuan. Sudah terjadi pendelegasian wewenang secara rinci dan formal. Persatuan bersifat universal. 

b. The Law Of The Hierarchie Of The Sciencies 
Di dalam menyusun susunan ilmu pengetahuan, Comte menyadarkan diri kepada tingkat perkembangan pemikiran manusia dengan segala tingkah laku yang terdapat didalamnya. Sehingga sering kali terjadi didalam pemikiran manusia, kita menemukan suatu tingkat pemikiran yang bersifat scientific. Sekaligus pemikiran yang bersifat theologies didalam melihat gejala-gejala atau kenyataan-kenyataan. 

c. The Law Of The Correlation Of Practical Activities 
Comte yakin bahwa ada hubungan yang bersifat natural antara cara berfikir yang teologis dengan militerisme. Cara berfikir teologis mendorong timbulnya usaha-usaha untuk menjawab semua persoalan melalui kekuatan (force). Karena itu, kekuasaan dan kemenangan selalu menjadi tujuan daripada masyarakat primitif dalam hubungan satu sama lain. Pada tahap yang bersifat metafisis, prinsip-prinsip hukum (khususnya hukum alam) menjadi dasar daripada organisasi kemasyarakatan dan hubungan antara manusia. Tahap metafisis yang bersifat legalistic demikian ini merupakan tahap transisi menuju ke tahap yang bersifat positif. 

d. The Law Of The Correlation Of The Feelings
Comte menganggap bahwa masyarakat hanya dapat dipersatukan oleh feelings. Demikianlah, bahwa sejarah telah memperlihatkan adanya korelasi antara perkembangan pemikiran manusia dengan perkembangan dari sentimen sosial. Di dalam tahap yang teologis, sentimen sosial dan rasa simpati hanya terbatas dalam masyarakat lokal. 

2. Social Statics 
Fungsi social static dimaksudkan sebagai suatu studi tentang hukum-hukum aksi dan reaksi dari berbagai bagian di dalam suatu sistem sosial. Dalam sosial static terdapat empat doktrin, yaitu doktrin tentang individu, keluarga, masyarakat dan negara. 

Auguste Comte membagi masyarakat atas dua bagian utama yaitu model masyarakat statis (sosial statics) yang menggambarkan struktur sosial kelembagaan masyarakat dan prinsip perubahan sosial yang meliputi sifat-sifat sosial (agama seni, keluarga, kekayaan, dan organisasi sosial), dan sifat kemanusian (naluri emosi, perilaku, dan inteligensi). 


Perhatikan hal hal berikut 1.pengetahuan
2.pandangan
3. Perasaan
4.kecendrungan perilaku
Hal hal yang berhubungan dengan bagaimana seseorang mempersiapkan objek sikap adalah
A.1 dan 2
B 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 2 dan 4

Jawaban 1:

B.1 dan 3 karena harus di perhatikan terlebih dahulu


Faktor pembentuk kepribadian adalah

Jawaban 1:

Faktornya adalah
1. Lingkungan sekitar.
2. Keluarga.
3 Teman/masyarakat.

Jawaban 2:

Proses pembentukan kepribadian seseorang sangat dipengaruhi oleh kebudayaan setempat. Kebudayaan setempat yang secara langsung memengaruhi kepribadian seseorang adalah sebagai berikut.

1) Kebudayaan daerah.
2) Agama yang dianut oleh seseorang.
3) Pekerjaan yang digeluti.
4) Cara hidup yang dijalani.


Kebiasaan bullying dibusia sd/smp/sma marak terjadi baik lingkungan sekolah maupun luar sekolah. Bagaimana menyikapi fenomena tersebut

Jawaban 1:

Kita mengajari / memberikan sosialisasi tentang masalh bullying pada siswa dan orangtua serta khalayak umun

Jawaban 2:

Kita mengajari/ memberikan solusi yang mengikuti kegiatan tersebut dan kita harus mendukung perserta yang mengikuti kebiasaan bullying


Keragaman etnis dalam masyarakat indonesia ditandai dengan adanya perbedaan ciri sosial budaya. Faktor penyebab timbulnya kemajemukan suku bangsa tersebut adalah

Jawaban 1:

Faktor penyebab timbulnya kemajemukan suku bangsa tersebut adalah faktor bentuk geografis indonesia yang terdiri banyak nya pulau dari situlah terjadi kemajemukan suku bangsa


Apa ciri lembaga sosial

Jawaban 1:

Ciri lembaga sosial yaitu :
1.Lembaga sosial secara khusus terwujud dalam asosiasi.
2.Semua aktivitas manusia berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan.
3.Lembaga sosial, memiliki tradisi tertulis atau tidak tertulis, merumuskan tujuan, ketertiban, dan sebagainya.
4.Simbol biasanya juga merupakan ciri khas lembaga sosial. Simbol secara simbolik mewakili tujuan dan fungsi .
5.Lembaga sosial memiliki sarana alat yang digunakan untuk mencapai tujuannya, seperti bangunan, peralatan, mesin.

Jawaban 2:

Klik disini untuk membantu jawabanmu
https://materiips.com/ciri-ciri-lembaga-sosial


Mengapa pendidikan itu penting penjelasan dan contohnya tolong?

Jawaban 1:

Karena pendidikan menunjang kehidupan untuk masa sekarang,dan masa depan seseorang,karena dengan pendidikan,kita bisa di hormati dan bisa menghormati orang lain,tau aturan,dan tau adab dan tatak ramah

Jawaban 2:

Karena kalau tidak mempunyai pendidikan otak tidak akan terlatih dan tidak akan bisa berpikir sempurna
contohnya kalau kita tidak berpendidikan kita tidak akan bisa membaca dan menghitung...


Himpunan atau kesatuan kesatuan manusia yang hidup bersama karena diantara mereka saling berhubungan secara timbal balik dan saling mengaruhi merupakan pengertian kelompok sosial dari pendapat

Jawaban 1:

Kelompok sosial adalah kumpulan manusia yang memiliki kesadaran bersama akan keanggotaan dan saling berinteraksi. Kelompok diciptakan oleh anggota masyarakat. Kelompokjuga dapat memengaruhi perilaku para anggotanya.
SEMOGA BERMANFAAT;)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Log 5 . 5 Log 4 .log .(5 Log 25)=

Pisces Memiliki Fertilisasi Secara

Apa Keterlibatan Sistem Saraf, Sistem Hormon, Dan Sistem Indra Pada Saat Kita Terkejut?